Tulang

Makhluk hidup memiliki keistimewaan, yaitu adanya alat gerak pasif yang disebut tulang. Tanpa tulang, makhluk hidup tidak akan memiliki bentuk yang tetap, mungkin hanya akan berupa onggokan daging yang tidak jelas bentuk maupun rupanya. Syukurlah, Sang Pencipta sedemikian kreatif dan inovatif, sehingga menciptakan tulang untuk mendukung kehidupan yang telah tercipta.

Namun, manusia seringkali tidak menghargai ciptaanNya dan menganggap remeh kesehatan dan kondisi tubuh. Contoh sederhana, kita cenderung makan makanan asal enak, yang penting kenyang, namun tidak memperhitungkan asupan gizi, vitamin, serat dan komposisii makanan sehingga berakibat buruk bagi kesehatan tubuh. Hal yang sama cenderung berlaku bagi tulang, sesuatu yang nyaris tidak kita sadari ada dan terdapat dalam tubuh kita.


Keterangan gambar

  1. Tulang ayam yang digunakan dalam percobaan
  2. Ibu Yani membantu para siswa melakukan percobaan
  3. Para siswa menuangkan cuka ke dalam botol

Tulang memerlukan gizi dan perawatan, kalsium susu mutlak diperlukan untuk menjaga keutuhan dan kepadatan tulang, selain juga diperlukan olahraga ringan dan istirahat yang cukup.

Oleh karena itu, pada hari Jumat, tanggal 30 juli 2010 para siswa kelas 3 SDK YAHYA mencoba melakukan kegiatan sederhana berkaitan dengan tulang. Para siswa diberikan tugas untuk mengamati dan membandingkan tulang ayam yang direndam dalam larutan cuka dan soda kue. Tujuan percobaan ini untuk melihat pengaruh cuka dan soda kue terhadap tubuh, dalam hal ini tulang.

Memang, percobaan ini tentu tidak memberikan gambaran langsung, karena proses yang terjadi dalam tubuh lebih kompleks dan tidak sesederhana ini. Namun, secara tidak langsung, para siswa belajar untuk bereksperimen, mengamati, dan mencatat hasil pengamatan serta belajar untuk lebih selektif memilih makanan yang dimakan dan lebih memperhatikan kondisi dan kesehatan tubuh.

God is Great !!!